Mengelola Majalah Sekolah

 Oleh: Afiatur Rizkiyah

Resume ke-12

Gelombang: 24

Tanggal: 11 Februari 2022

Tema: Mengelola Majalah Sekolah

Narasumber: Widya Setianingsih, S.Ag

Moderator: Maesaroh

 


Selamat  bersua di bilik senja yang jingga,

semoga menggugah selera untuk menguntai pena.

Sebuah temu semoga melabuhkan rindu,

hingga tercipta semangat yang menggebu,

menghinggapi derai angin yang mencipta segumpal kenangan enggan mati.

Untaian kalimat indah seorang Maydearly, telah membuka pertemuan malam ke-12 pada sebuah kelas Pelatihan Belajar Menulis PGRI yang dikomandani Omjay yang selalu menginspirasi.

Moderator cantik bernama asli Maesaroh telah menghipnotis peserta dengan indahnya tutur pembuka yang mendayu-dayu. Bahkan beliau telah memberikan istilah yang berbeda. untuk setiap sesi kegiatan pelatihan dengan istilah sajian Pesona Pengetahuan, Kasih Sayang, serta Jamuan.

Menurut Bunda Mae (panggilan lain moderator), ketiganya memiliki larik yang serupa, di mana pengetahuan akan menyempurnakan sesayap kasih sayang satu sama lain, seperti kita yang tak pernah bersua tetapi lekat dalam ingatan. Ada semangat yang dihantarkan bersama menuju satu puncak tujuan Menjadi Penulis Handal. Pula Sang Jamuan adalah pelengkap durasi di acara malam ini. Jika kita mulai dengan potongan-potongan semangat serta memainkan jemari, bak memulai makan malam dengan jamuan yang lezat.

Memasuki sajian Pesona Pengetahuan, peserta diperkenalkan dengan Bunda Widya sebagai narasumber. Ternyata pemilik buku solo berjudul “Laras-laras Makna dalam Puisi” ini juga alumni Kelas Belajar Menulis Gelombang 21. Wanita yang mengabdikan diri di MI Khadijah Malang ini juga memiliki sekitar 15 buku antologi, sejak bergabung dalam kelas menulis yang diadakan oleh Omjay.

     
Kita bisa mengenal profil Bunda Widya lebih dekat dengan mengunjungi https://widyabisma.blogspot.com.

Sesuai flyer yang telah dibagikan, narasumber yang bertempat tinggal di Jalan Satsuitubun gang 1 Kebonsari Malang, Jawa Timur ini, akan menyampaikan materi mengenai “Mengelola Majalah Sekolah.” 

Putri ke-4 dari Bapak Syarif dan Ibu Martini ini memberikan penjelasan mengenai pengertian "Majalah" serta proses yang telah beliau alami dalam mengelola majalah sekolah.

Menurut KBBI, majalah adalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca. Sedangkan Majalah Sekolah adalah majalah yang dikelola, dibuat dan diedarkan di kalangan sekolah. Dari sekolah untuk sekolah.

Berdasarkan waktu penerbitannya, majalah dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dan sebagainya. Menurut isinya dibedakan berdasarkan pengkhususan isinya meliputi majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya.

LANGKAH LANGKAH MENERBITKAN MAJALAH SEKOLAH

  1. Menyatukan ide dan gagasan. Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi. Membentuk susunan redaksi majalah.
  2. Mengajukan Proposal. Membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya. 
  3. Membuat rancangan majalah. Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll. 
  4. Mencari rekanan pendukung. Percetakan, sponsor dll.
Susunan Redaksi Majalah Sekolah
  1. Penasehat: dari Yayasan Sekolah/Komite Sekolah. Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah
  2. Penanggung Jawab: Yaitu Kepala Sekolah. Tugasnya : Bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional) 
  3. Pimpinan redaksi: Dari Guru yang ditunjuk. Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.
  4. Editor. Tugasnya: Bertanggung jawab swa sunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan.
  5. Reporter: Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.
  6. Fotografer  Tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.
  7. Layout. Tugasnya mendesain majalah, dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan.
  8. Bendahara: Tugasnya: Mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah.

Apa Manfaat Majalah Sekolah?

  1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
  2. Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.
  3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar  dll)
  4. Sarana publikasi sekolah di masyarakat 
  5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah.
  • Membuat nama majalah
Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat. Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang menginspirasi.
Contoh : SMART, MUTUALISTA, KONTAK, CAHAYA.
                        KHARISMA singkatan dari Khadijah Is My Inspiration.         
  • Menentukan artikel yang akan ditampilkan
    1. Visi Misi Sekolah: Visi dan misi sekolah masing-masing dituliskan di halaman 2. 
    2. Salam Redaksi: Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi teraktual saat itu. 
    3. Berita Sekolah: Kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.
    4. Profil Guru: Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik. 
    5. Profil Siswa Berprestasi: Menampilkan siswa paling berpretasi.
    6. Karya Siswa: Menampilkan tulisan siswa, puisi, cerpen, foto hasil karya siswa berupa kerajinan, gambar dll. 
    7. Kegiatan Siswa: Kegiatan outingclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game dll. 
    8. Kuiz berhadiah: Disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dan lain-lain. Serta berhadiah.
    9. Prestasi Sekolah: menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.
    10. Info dan pengumuman: Info ujian, libur dan sebagainya.
  • Mengajukan ISSBN. 
Agar majalah kita memiliki hak paten, maka Mengajukan ISSBN sangatlah penting. Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISSBN.
  • Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah. 
Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan walimurid. Saran : 
    1. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.
    2. Tidak menggunakan bahasa terlalu formal/kaku.
    3. Gunakan bahasa keseharian dan pergaulan.
    4. Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi ngetrend (asalkan harus sopan). Misalnya hay gaess, hai sobat (sapaan  untuk para pembaca) 
    5. Gunakan bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan pembaca.
  • Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat. 
Isue-isue keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat bisa kita gunakan sebagai tema. Misalnya : 
    1. Tetap Berprestasi di Masa Pandemi.
    2. Semakin Berilmu Semakin Berakhlak
    3. Lets go green
    4. Raih Mimpi Setinggi Bintang
    5. Hold Your Star
  • Cover dan Layout Menarik. 
Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah. Mencerminkan tema dan isi majalah. Karena itu tampilan cover harus menarik pembaca.
    Hal yang perlu diperhatikan dalam Layout dan tata letak majalah. 
        1. Dibuat sesuai tema dan tingkatan usia pembaca (SD, SMP, SMA).
        2. Praktis, simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek. 
        3. Carilah guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan menggunakan aplikasi Corel. 
      Untuk cetak majalah tidak semuanya kita cetak warna, hal ini untuk menekan budget agat tidak terlalu tinggi. Bisa 8 halaman saja yang di cetak warna, yang lainnya cukup hitam putih saja.
      • Pembiayaan
      Pembiayaan digunakan untuk:
      1. Biaya cetak majalah
      2. Membayar HR crew
      3. Pembelian hadiah kuiz dll
          Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3:
          1. Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP)
          2. BOSDA. Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA dengan kode rekening biaya cetak/penggandaan dan membayar honorarium.
          3. Sponsor. Bisa dengan menggandeng  walimurid yang ingin beriklan tentang usahanya dengan memasang iklan tersebut di majalah. 
          • Percetakan
          Tidak bisa dipungkiri percetakan merupakan faktor penting adanya majalah secara fisik.
          Akan tetapi bila tidak memungkinkan majalah dicetak karena beberapa hal misalnya pendanaan, situasi tidak bisa tatap muka karena pandemi maka majalah bisa juga disampaikan dalam bentuk online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook dll.
          Bisa juga melalui aplikasi flipbook atau photoshop.

          • Upgrade Ilmu Secara Kontinue. 

          Agar majalah selalu Up to date maka harus ada jadwal untuk mengupgrade ilmu bagi para crew. Misalnya pelatihan menulis, pelatihan aplikasi Corel, Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat atau mendatangkan narasumber ahli. 

          • Pupuk Kekompakan Team. 

          Ibaratnya tubuh maka crew majalah adalah bagian team yang memiliki tugas SAMA PENTING nya. Oleh karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain adalah kunci langgengnya sebuah team. 

          Demikian sajian Pesona Pengetahuan yang telah dipaparkan oleh narasumber. Selanjutnya sajian Kasih Sayang antara narasumber dengan peserta pelatihan. Terdapat sekitar 12 pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Namun semuanya mendapat tanggapan dan pencerahan yang sangat bermanfaat.

          Hingga tanpa terasa waktu jualah yang harus mengakhiri. Sajian terakhir pun terpaksa dihidangkan. Sajian Jamuan sebagai bentuk motivasi dan inspirasi bagi peserta agar memiliki amunisi yang memadai untuk beraksi. 


          "Mari membuat majalah sekolah, agar sekolah kita semakin dikenal masyarakat luas, nilai kebanggaan sekolah dan menambah poin nilai saat akreditasi sekolah."


          "Saat ini mungkin Bapak/ibu membayangkannya merasa berat, impossible, dan sulit. Tapi dengan mengawali satu langkah saja, insyaallah berproses. Dan tak terasa kita telah mencapai puncak Piramida. Waktu, usaha dan doa yang akan menuntun jalan kita. Believe or not is your"
          "Siapa yang berhenti berusaha ketika menghadapi kegagalan, berarti dia telah gagal."
          (Widya Setianingsih, S.Ag)

          Bunda Mae mengakhiri kelas dengan rangkaian kata indah: 
          Dari etalase rembulan biarkan kuintip jejak mu lewat sajak ilmu yang dinarasikan dalam untaian pena pada malam ini
          Menulislah seperti embun yang ketika jatuh ke bumi membawa pengetahuan, dan melangit ke Arsy menjadi keabadian (Maydearly).

          Sungguh besar rasa syukur kupanjatkan.
          Atas ilmu yang baru kudapatkan.
          Moga Tuhan beri kekuatan.
          Agar mampu kuaplikasikan.





           
              Share on Google Plus

              About Afiatur Rizkiyah

              This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

              17 komentar :

              1. Balasan
                1. Benar sekali, moga bisa diimplementasikan di sekolah kecil saya

                  Hapus
              2. Wow... Kereen bun.
                Selangkah lagi terbit nich buku solo nya...

                BalasHapus
              3. Tulisan yang sangat teliti , tak hanya sajian dari narasumber namun dibungkus dengan ramuan yg apik

                BalasHapus
              4. Keren banget resumenya. Rapih dan jelas

                BalasHapus
              5. Mantab jiwa, jeliiita (jelas, informatif, inspiratif, bergizi dan tertata)..patut dijadikan referensi resume ke-12.
                Mantul Bu Afia.👍

                BalasHapus