Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi

Ke pasar manggis memakai seragam batik

Duduk di motor melihat onderdil

Belajar menulis bersama Bu Aam cantik

Dipandu moderator hebat Si Bapak Dail

 

Oleh: Afiatur Rizkiyah

Resume ke-5

Gelombang: 24

Tanggal: 26 Januari 2022

Narasumber: Aam Nurhasanah, S.Pd

Moderator: Dail Ma'ruf

Tema yang diangkat malam ini, memang telah saya buktikan. Sejak saya bergabung dengan Komunitas Rumah Literasi Sumenep, saya mulai belajar menulis. Walau masih berupa antologi dan tak banyak buku yang saya terbitkan, saya merasa lebih percaya diri. Saya sangat bersyukur bisa bergabung dalam Grup Belajar Menulis Gelombang 24 yang digagas oleh Omjay ini. Dengan begitu, saya bisa terus belajar dan mengasah kemampuan menulis saya, bersama para penulis hebat di sini.

Sebagaimana saat ini. Saya akan belajar bersama Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. Seorang kepala sekolah di SMPS MATHLA UL HIDAYAH (SMPS MAHIDA) di Cipanas, Lebak. Bapak Dail Ma'ruf  selaku moderator pada pertemuan ke-5 dalam Pelatihan Belajar Menulis PGRI, mengawali kegiatan dengan mengajak peserta untuk berdoa dan membaca Surah Al Fatihah bagi peserta yang beragama Islam. 

Bunda Aam, kita panggil begitu, agar lebih akrab, menceritakan rekam jejaknya ketika mengikuti kelas Belajar Menulis gelombang 8. Saat itu Bunda Aam masih kurang fokus dan tertinggal dalam menulis resume. Akibatnya, beliau belum berhasil. Namun Bunda Aam tidak menyerah. Beliau mengikuti kelas Belajar Menulis pada gelombang 12. 

Sejak itu, mulailah bermunculan karya yang Bunda Aam hasilkan. Terhitung sekitar 41 buku. Baik berupa antologi maupun buku solo. Bahkan selain menjadi penulis, Bunda Aam juga menekuni profesi baru. Sebagai blogger, moderator, narasumber, editor dan kurator buku. Prestasi yang diraih Bunda Aam antara lain menjadi juara 1 dalam Lomba Blog PGRI. 



Saat ini, Bunda Aam juga tergabung dalam Dewan Juri Lomba Blog. Begitulah, dari penulis pemula, Bunda Aam terus mengupgrade diri sehingga naik kelas dan berprestasi. Serta bisa meninggalkan jejak di banyak buku yang dihasilkan.

Setelah materi disampaikan, Bu Aam mulai menjawab pertanyaan yang masuk melalui moderator. Hal yang paling menarik adalah bagaimana Bunda Aam membagi waktu dalam aktivitasnya yang sangat padat. Baik sebagai kepala sekolah, mau pun ibu rumah tangga. Menurut beliau, harus ada skala prioritas. Mana yang urgen dan mana yang harus mengejar deadline. Sebab setiap hal, pasti ada batasnya.

Ketika ditanya tentang bagaimana ide dan tulisan yang dihasilkan bisa terus ada dan mengalir begitu saja, Bunda Aam memberikan masukan. Ide akan muncul di mana dan dari siapa saja. Bisa di sekolah, rumah, atau lingkungan di sekitar kita. Bisa dari murid, teman guru, bahkan dari tulisan lain. Kita bisa membuat review terhadap tulisan yang telah kita baca. Kita bisa mengambil album foto kita, untuk bisa memunculkan ide dalam menulis. 

Sementara bagi seorang blogger pemula, Bunda Aam berbagi tips dan trik. Jika ingin blog yang kita miliki mendapat kunjungan dari blogger lain, kita harus sering melakukan blog walking. Kita beri komentar dan masukan positif pada blog yang kita kunjungi. Tentu kita akan mendapat masukan dan komentar balik. Selain itu kita perlu membuat blog yang kita miliki, berbeda dengan blog orang lain. Dari segi tampilan maupun kontennya.

Saya terinspirasi dengan closing statement Bunda Aam. "Jangan menunggu waktu baru menulis, tapi luangkan waktu untuk menulis. Rajinlah menulis hingga karyamu berbuah manis."

Besar impian saya, semoga melalui kegiatan pelatihan yang saya ikuti ini, nantinya akan membawa saya naik ke kelas yang makin tinggi dengan prestasi terbaik. 

Ke Ciamis membeli beras, jangan lupa beli terasi.

Menulis membuatku naik kelas, tentu pula ukir prestasi.


Sumenep, Ujung Timur Pulau Madura.





Share on Google Plus

About Afiatur Rizkiyah

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

8 komentar :

  1. Pantun pembuka dan penutup yang menarik. Semoga buku solonya akan segera lahir. Semangat terus yaaa

    BalasHapus
  2. Penulis handal. Baru buka kata oengantar aura sudah terpancar.

    Monggo singgah ke blog saya bunda untuk memberi pencerahan salam kenal Ovi

    BalasHapus
  3. https://arofiahafifi.blogspot.com/2022/01/menulis-membuatku-naik-kelas-dan.html

    BalasHapus
  4. Mantap Bun, bahasanya mengalir dan informatif...salam literasi.

    BalasHapus